2010/10/03
SENJATA MODERN TANPA PELURU
01. The Special Weapons Observation Reconnaissance Detection System
The Special Weapons Observation Reconnaissance Detection System atau pedang adalah robot Talon pertama kali digunakan dalam deteksi dan penghapusan bahan peledak yang telah diubah dengan senjata terpasang. Pedang adalah radio yang dikendalikan dan dapat dilengkapi dengan senapan mesin, senapan, peluncur granat anti-tank dan peluncur roket. Dengan robot bersenjata telah digunakan di Irak, sebagian memperkirakan ini adalah awal era baru peperangan dan itu hanya soal waktu sebelum unit robot bersenjata membentuk sebagian besar tentara modern, dan bahkan mungkin mulai berpikir untuk diri mereka sendiri.
Spoiler for penampakan:
02. Electromagnetic Personnel Interdiction Control
Personil yang elektromagnetik larangan Control atau EPIC pendek sedang dikembangkan oleh US Navy sebagai senjata yang tidak mematikan. Ini menghilangkan intens emisi frekuensi radio yang dapat menembus dinding dan mengganggu fungsi sasaran telinga bagian dalam, yang efek keseimbangan dan koordinasi mereka dan memberi mereka kasus buruk mabuk. Senjata dirancang untuk menaklukkan musuh tanpa terlalu banyak kerusakan kepada mereka, meski bisa agak berantakan.
Spoiler for penampakan:
03. The Silent Guardian
Senjata lain didesain oleh militer AS untuk mengalahkan musuh tanpa melukai mereka adalah The Silent Guardian. Senjata adalah gelombang milimeter 95GHz "sistem penolakan aktif" dan memiliki jangkauan 500 meter. Hal ini dapat digunakan untuk setiap sasaran atau massa dan memanaskan kulit target hingga ke suhu 50 derajat Celcius yang sebanding dengan ledakan dari oven yang sangat panas; repels panas atau kerumunan orang, memaksa mereka mundur ke belakang. Ketika target bergerak keluar dari jangkauan balok, pembakaran sensasi berhenti dan tidak ada kerusakan yang disebabkan.
Spoiler for penampakan:
04. The Air Born Laser
The Air Born Laser atau sistem senjata ABL saat ini sedang dalam pengembangan dan akan menggunakan energi tinggi, iodine oksigen kimia laser (COIL) dipasang di sebuah diubah 747-400F (kargo) pesawat terutama untuk menembak jatuh rudal balistik. Idenya adalah bahwa jet ramah akan patroli wilayah di ketinggian sekitar 40.000 kaki dan pramuka untuk rudal seperti yang diluncurkan. ABL sistem yang kemudian akan menyampaikan informasi ke komputer yang akan menghitung saja dan arah sebelum lain kelas laser dengan kekuatan senjata akan menghancurkan rudal di atas wilayah peluncuran.
Spoiler for penampakan:
05. High Frequency Active Auroral Research Program [HAARP]
Frekuensi Tinggi Aktif Auroral Penelitian Program atau HAARP adalah proyek yang mempengaruhi sistem cuaca, yang menurut beberapa ilmuwan, sedang dikembangkan di bagian paling tidak, untuk digunakan sebagai senjata. HAARP akan dapat meningkatkan dan memperpanjang badai dan mengalihkan Sungai uap di atmosfer bumi menyebabkan banjir atau kekeringan pada target tertentu. Beberapa bahkan menyatakan senjata itu dapat menyebabkan gempa bumi dan letusan gunung berapi dan beberapa percaya ini sudah terjadi. Saat menjelaskan gempa bumi yang melanda Tangshan di Cina pada 28 Juli 1976, dan membunuh lebih dari 650.000 orang, New York Times melaporkan bahwa saksi menyatakan bahwa tepat sebelum getaran pertama langit menyala seterang hari di sebuah lampu merah putih. Tanaman di kawasan itu dibakar sampai garing, hangus di satu sisi seolah-olah oleh bola api. Hal ini telah membuat sebagian apa yang disebut teori konspirasi untuk berspekulasi bahwa 'cuaca senjata' sudah digunakan, dan telah selama beberapa waktu.
10 Senjata Tercanggih Dunia (Indonesia Must Have It)
Barikut 10 senjata terbaik di dunia yang legendaris dan masih digunakan sampai sekarang :
1. AK-47

Dengan produksi lebih dari 75 juta di seluruh dunia, AK-47 (a.k.a., “Kalashnikov”) adalah senjata api legendaris yang mungkin memberi kerusakan paling mematikan daripada seluruh senjata api apapun.
Dibuat dengan desain yang sama dengan StG.44, AK-47 diisi dengan peluru 7.62 mm dan dibuat dari bagian yang dirakit. AK-47 tidak hanya mudah diproduksi dan murah, tetapi juga mudah dirawat dan “kebal” terhadap kondisi yang bisa merusak senjata lainnya. Akurasinya tidak terlalu bagus, tapi AK-47 menggantinya dengan kemampuannya melepaskan serangan mematikan.
Type: Semi or Fully Automatic Assault Rifle
Country of Origin: Soviet Union
Caliber: 7.62 x 39 mm (.30 inch) Cartridge Capacity: 30 rounds Muzzle Velocity: 2,329 feet per second
Rate of Fire:600 rounds per minute
2. M16

Walaupun butuh waktu mengatasi masalah kemacetan senapan sewaktu latihan bertempur di awal 1960, M16 membuktikan kehandalannya lewat akurasi, penanganan, masa digunakan, serta keefektifan dalam perang.
Senapan M16 memuaskan petinggi militer AS untuk mengembangkan senapan serbu yang ringan untuk menggantikan M1 dan M14. Fitur inovatifnya meliputi bahan campuran plastik dan logam ringan, sistem reload (mengisi ulang peluru) yang mudah dan penggunaan peluru kaliber 5.56mm.
Type: Semi or Fully Automatic Assault Rifle
Country of Origin: United States
Caliber: 5.56 x 45 mm (.223 inch)
Cartridge Capacity: 20-30 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 3,281 feet per second
Rate of Fire: 700-950 rounds per minute
3. Lee-Enfield SMLE

Senapan standar infantri Inggris dari Perang Dunia I hingga krisis Suez, Lee-Enfield SMLE membangun reputasinya dari akurasi, kehandalan, serta jumlah tembakan per menit yang fenomenal. Magasinnya membawa 10 peluru, jumlah terbanyak dari senapan apapun di 50 tahun awal abad 20.
Bolt actionnya terkokang saat menutup, dan kepala larasnya mencegah debu dan lumpur masuk ke dalam senapan. Di tangan tentara yang terlatih dengan baik, Lee-Enfield bisa melakukan apa yang disebut “mad minute” yaitu, 30 peluru menembak target pada jarak 200 meter dalam satu menit. Jumlah tembakan yang menandingi senapan semi otomatis modern.
Type: Bolt-Action Rifle
Country of Origin: United Kingdom
Caliber: 7.7 x 56 mm (.30 inch)
Cartridge Capacity: 10 rounds
Muzzle Velocity: approximately 2,438 feet per second
Rate of Fire: 15-20 rounds per minute
4. M1 Garand

Diadopsi oeh angkatan bersenjata AS pada tahun 1936, M1 Garand terbukti menjadi senapan yang tangguh 5 tahun kemudian. Jendral Patton mengatakan di akhir Perang Dunia II M1 Garand adalah peralatan perang paling hebat yang pernah diciptakan.
Walaupun terdapat sedikit cacat, tidak diragukan lagi M1 Garand adalah senapan semi otomatis pertama yang sukses dan akurasi M1 Garand mendominasi medan perang. Lebih dari 6 juta senapan dibuat pada masa itu dan dihentikan masa tugasnya di akhir 1960.
Type: Semiautomatic Rifle
Country of Origin: United States
Caliber: 7.62 x 63 mm (.30-06 inch)
Cartridge Capacity: 8 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 2,838 feet per second
Rate of Fire: 30 rounds per minute
5. FN FAL

Terinspirasi oleh StG.44, Pabrik senjata Belgia, Fabrique Nationale (FN) mengembangkan FAL yang pelurunya sama dengan StG.44. Namun ketika NATO mengeluarkan kebutuhan peluru standar 7.62 mm, FN merombak desainnya dan membuat senapan yang bisa diisi banyak peluru dan kuat.
FN FAL dengan segera menjadi senjata klasik selama perang dingin, digunakan oleh 50 negara biarpun FAL susah ditembakkan bila menggunakan mode full auto. Senapan ini memberikan pelayanan bagus pada tentara Australia pada perang Vietnam, pada tentara Israel selama perang 6 hari and dan digunakan oleh Inggris dan Argentina pada perang Falklands.
Type: Semi or Fully Automatic Rifle
Country of Origin: Belgium Caliber: 7.62 x 51 mm (.30 inch) Cartridge Capacity: 20 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 2,700 feet per second
Rate of Fire: 650-700 rounds per minute
6. Mauser K98k CARBINE

Pertama kali diproduksi pada akhir abad 19, Mauser 98 adalah gabungan sempurna dari inovasi senapan yang berlangsung di akhir abad 19: serbuk mesiu tanpa asap, bisa diisi dengan magasin, dan terutama, fitur “bolt action” dimana menjadi dasar senapan berburu pada jaman sekarang.
Model aslinya digunakan selama perang dunia 1 dan menghasilkan efek yang besar, tetapi ketika Jerman mulai mempersenjatai ulang pada tahun 1930-an, senapan 98 mendapat upgrade yang membuat lenih ringan dan lebih mudah dibidik. Walaupun tidak dapat dihindari bahwa senjata ini dikalahkan oleh senapan otomatis, senapan ini bertahan sebagai senjata terbaik sepanjang masa.
Type: Bolt-Action Rifle
Country of Origin: Germany
Caliber: 7.92 x 57 mm (.30 inch)
Cartridge Capacity: 5 rounds
Muzzle Velocity: approximately 2,822 feet per second
Rate of Fire: 10-15 rounds per minute
7. Steyr AUG

Mencari senjata yang lebih mirip di film-film sains fiksi, “cacat” paling serius dari Steyr AUG adalah bentuknya yang menakuti pembeli potensial setalah dikenalkan tahun 1977. Dalam konfigurasi “Bull-pup” yang radikal ini, hampir semua sistemnya berada di belakang pelatuk, dan hasilnya adalah senjata yang ringkas dan mudah digunakan.
Type: Semi or Fully Automatic Bull-Pup Assault Rifle
Country of Origin: Austria
Caliber: 5.56 x 45 mm (.22 inch)
Cartridge Capacity: 30 and 42 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 3,084 feet per second
Rate of Fire: 650 rounds per minute
8. 1903 Springfield

Performa buruk pada senapan Norwegia Krag-Jorgensen yang dipakai tentara AS pada perang Amerika-Spanyol membuat para perancang senjata mencari lagi senjata standar infantri. Mereka “meminjam” senapan Jerman, 7mm Mauser, menambah sedikit modifikasi, dan menciptakan senapan yang bermagasin, yang secara fenomenal menambah akurasi.
1903 dengan cepat mendapat reputasi sebagai senjata api yang akurat dan kuat – pada perang di hutan Belleau pada tahun 1918, Marinir AS bersenjatakan 1903 Springfield memotong serangan balasan musuh dari jarak 700-800 yards. Senapan ini terus digunakan pada Perang dunia II, perang Korea, bahkan sebagai senapan sniper pada perang Vietnam.
Type: Bolt-Action Rifle
Country of Origin: United States
Caliber: 7.62 x 63 mm (.30-06 inch)
Cartridge Capacity: 5 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 2,700 feet per second
Rate of Fire: 10 rounds per minute
9. Sturmgewehr 44/STG 44

Jerman sudah lama tidak berperang dengan Rusia ketika menjadi jelas bahwa pasukan infantri Jerman bersenjatakan “bolt action Mausers” tidak mendapat posisi baik dalam pertempuran melawan senjata otomatis Rusia .
Sebagai jawabannya, para pengembang senjata Jerman datang dengan senjata baru yang revolusioner, yang disebut “senapan serbu/ assault rifle (terjemahan langsung dari kata Sturmgewehr). kunci kesuksesan senjata ini terletak pada peluru 7.92 mm yg memungkinkan tembakan otomatis dan efektif. Para tentara juga bisa membawa lebih banyak amunisi.
Biarpun kehadirannya sudah terlambat untuk membalikkan keadaan Jerman yang sudah kalah, tetapi senjata ini adalah inovasi baru pada jamannya.
Type: Semi or Fully Automatic Assault Rifle
Country of Origin: Germany
Caliber: 7.92 x 33 mm
Cartridge Capacity: 30 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 2,133 feet per second
Rate of Fire: 500 rounds per minute
10. M14

Di akhir Perang Dunia II, dengan pleton infantri Amerika membawa 4 senjata berbeda -dan juga 4 tipe amunisi berbeda-.Angkatan bersenjata AS memutuskan mengembangkan sebuah senjata yang bisa melakukan banyak tugas. Hasilnya adalah M14.
Pertama kali digunakan pada tahun 1957, senjata baru yang akurat ini mempunyai “stopping power” yang bagus dengan peluru standar NATO 7.62mm. digunakan secara besar-besaran di Vietnam, para tentara menyukai kekuatan dan akurasi tetapi bermasalah dengan berat senjata dan amunisi. Tidak lama, senjata ini digantikan dengan M16 yang lebih ringan. Tetapi beberapa garis depan tetap memakainya, terutama untuk sniper rifle.
Type: Semi or Fully Automatic Rifle
Caliber: 7.62 x 51 mm (.30 inch)
Muzzle Velocity: Approximately 2,799 feet per second
Rate of Fire: 700-750 rounds per minute
